logo Dream.co.idDream.co.id

Tanggapi Puisi Sukmawati, Karput Unggah Penjelasan Menohok

Sebagai umat muslim, Kartika merasa perlu meluruskan apa yang dianggapnya salah.

Tanggapi Puisi Sukmawati, Karput Unggah Penjelasan Menohok
Ratih Wulan
| 3 April 2018 11:22

Dream - Pagelaran busana '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) ramai diibicarakan. Tak hanya kemeriahan sederet artis ternama untuk menjadi muse, melainkan puisi yang dibacakan Sukamawati Soekarnoputri.

Pada kesempatan itu, Sukmawati berkesempatan membacakan puisi 'Ibu Indonesia' yang menuai kecaman. Bait puisi yang bercerita mengenai kidung ibu dan sari konde itu, dianggap menyinggung adzan dan cadar.

Menanggapi puisi yang kontroversial itu, artis berhijab Kartika Putri ikut bersuara. Melalui Instagramnya @kartikaputriworld menyuarakan ketidaksetujuan pada isi puisi kakak kandung Megawati itu.

Kartika menggap perlu mengunggah kata-kata sanggahan, bagian dari kewajibannya sebagai umat muslim. Dia ingin meluruskan hal yang dianggap tidak sepantas, tanpa mengurangi rasa saling menghargai.

Pemain sinetron itu mengungkapkan isi hatinya dengan kata-kata yang sangat menohok. " Jika tidak tahu akan Syariat Islam lebih baik Mencari tahu atau Jauh lebih DIAM saya rasa itu lebih bijak”.

Kemudian dilanjutkan dengan mengulang bait pertama puisi Ibu Indonesia.

 Kartika Putri

" Aku tak tahu Syariat Islam* (Maka cari tahu atau DIAM)."

" Yang kutau sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari cadar dirimu* (Cadar bukan perkara Kecantikkan ibu, tapi itu adalah Sunnah dan tahu kah manfaat dri cadar??? jika belum tahu juga maka mari saya beritahu)."

" Gerai tekukan rambutnya suci Sesuci kain pembukus ujudmu* (Menurut Islam kesucian wanita muslimah adalah dengan menjaga kehormatannya dan rambut suci yang dimaksud juga adalah aurat yang harus dijaga dgn cara ditutupi) Belum tahu besarnya dosa membuka aurat di Islam mari saya beritahukan."

" Kecantikan wanita asli bangsa kita adalah akhlak mulianya yang dapat menyelamatkan negeri tercinta ini."

 Kartika Putri

" Adzan bukanlah seni suara yang dimana harus merdu melainkan Panggilan dari ALLAH kepada hambaNya Untuk mengerjakan sholat."

“ Jika tidak tahu maka saya beri tahu.. bahwa seluruh umat Islam (laki laki, Tamyiz, dan berakal sehat) dibolehkan melantunkan adzan tepat pada waktunya dengan suara yang keras bukan wajib merdu saja karena Ingat ini panggilan Allah bukan Pentas Tarik suara."

" Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab Ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya."

" ISLAM bukan lah Budaya tetapi Adalah Agama Maka tidak bisa dibandingkan dengan Budaya.. Buat lah karya tanpa membandingkan cukup dengan menceritakan keindahan Budaya dan Tanah Air Tercinta kita.”

Unggahan Kartika seketika banjir komentar dari warganet. Ada yang mendukung pendapatnya, namun banyak pula yang bersikap netral.

" Masyaalloh setuju banget dengan postingan kak @kartikaputriworld kalau sekiranya tidak tahu lebih baik cari tahu ataw diam jangan membandingkan karna bukan untuk di bandingbandingkan," tulis @punjungfatra.

" Cerdas penjabarannya sangat bermanfaat semoga makin banyak wanita muslimah yg terketuk hatinya untuk berhijrah dan kembali ke jalanNYA. Amin," tulis @arriello_reyouzha.

Topik Terkait :

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup

Jangan Lewatkan