logo Dream.co.idDream.co.id

Mengulik Sejarah Menarik Perayaan World Hijab Day 6 Tahun Lalu

Berawal dari solidaritas, lalu ada bagi-bagi hijab hingga kini dimaknai menjadi lebih luas lagi.

Mengulik Sejarah Menarik Perayaan World Hijab Day 6 Tahun Lalu
Ratih Wulan
| 1 Februari 2018 13:41

Dream - Pemakai hijab bisa berbahagia karena setiap tanggal 1 Februar telah ditetapkan sebagai peringatan World Hijab Day. Tujuannya sederhana, yakni memperkenalkan hijab kepada seluruh umat beragama di dunia.

Perayaan itu awalnya dicetuskan oleh seorang Muslimah di New York bernama Nazma Khan. Enam tahun yang lalu, ia melakukan percobaan untuk menawari orang lain dari latar belakang agama yang berbeda untuk mencoba memakai hijab atas nama solidaritas.

 St. Chaterine Standard

Sejak saat itu, peringatan World Hijab Day rutin dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya yang diadakan oleh komunitas muslim di Ontario, Kanada.

Acaranya diadakan di salah satu sekolah Islam yang berada di St. Catherines, yakni Mac-Nis Islamic School. Disana, masyarakat umum bisa mengenal Islam lebih dekat. Tak hanya dari kebudayaan, namun juga pengetahuan mengenai hijab.

 Shutterstock

Pengunjung diperbolehkan untuk mencoba hijab. Mereka boleh memilih hijab dengan motif dan warna yang diinginkan. Sebagai kenang-kenangan, mereka juga akan difoto dan diperbolehkan membawa pulang hijabnya.

Panitia juga bersedia menjawab berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung. Hal ini dilakukan guna menjawab rasa penasaran masyarakat non Muslim terhadap Islam.

" Masyarakat umum diharapkan lebih mengenal Islam lebih lanjut, baik dari segi kepercayaan dan kebudayaan. Ini mengenai pengertian yang lebih baik, sebuah dunia yang damai," tutur Bilkis Al-Haddad, selaku penyelenggara seperti dilansir dari laman St. Chaterine Standard.

 Shutterstock

Tak hanya seputar hijab, acara ini juga menyediakan berbagai makanan khas Timur Tengah. Pengunjung bisa mencicipi samosa, butter chicken dan juga nasi. Hasil penjualan dari makanan akan digunakan untuk memperbaiki bagian sekolah yang rusak akibat kebocoran pipa.

Ini bukan pertamakalinya komunitas tersebut mengadakan perayaan World Hijab Day. Tiga tahun yang lalu, sebanyak 200 hijab sukses dijajal habis oleh pengunjung. Jumlah tersebut masih kurang dibandingkan dengan pengunjung yang datang, yakni sekitar 300 orang.

(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)

Topik Terkait :

5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin

Jangan Lewatkan