logo Dream.co.idDream.co.id

Karput Sedih Wanita Bercadar Dikaitkan dengan Teroris

Karput kecewa wanita bercadar disudutkan karena kasus bom teroris di Surabaya.

Karput Sedih Wanita Bercadar Dikaitkan dengan Teroris
Nur Ulfa
| 19 Mei 2018 17:22

Dream - Maraknya pemberitaan negatif terkait wanita bercadar membuat Kartika Putri kecewa. Maklum saja, beberapa hari belakangan niqab banyak dikaitkan dengan pelaku teror bom di sejumlah daerah.

Kartika merasa risih jika keberadaan wanita bercadar menjadi sasaran kecurigaan kepolisian. Ditambah dengan niatan pemerintah yang ingin mengesahkan Undang-Undang (UU) yang mengatur busana niqab untuk para Muslimah.

Sebagai salah satu hijabers yang sering mengenakan cadar di tempat umum, Kartika mengungkapkan rasa keberatannya.

 Target Kartika Putri Tahun 2017: Jodoh

Sumber Foto: Instagram @kartikaputriworld

" Itu dia sih saya sangat menyayangkan apalagi sekarang saya dengar akan ada undang-undang baru yang menyeramkan untuk saya dan mungkin teman-teman Muslimah lainnya. Kalau seandainya pakai niqab bisa dibawa tanpa penyidikan, bisa diasingkan selama enam bulan lebih," kata Kartika Putri saat di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 18 Mei 2018.

Menurut Kartika mengenakan cadar menjadi hak bagi setiap wanita. Dia menilai tidak etis rasanya jika orang yang mengenakan niqab akan diasingkan.

Bahkan, artis 28 tahun ini juga tidak terima jika para pemakai cadar dipandang negatif dan dianggap sebagai bagian dari teroris.

" Itu rasanya buat aku mengganggu hak asasi manusia, karena kan hak asasi manusia untuk berpakaian seperti apa pun. Buktinya toh yang pakai bikini di jalan aja kita enggak gangguin karena dia punya hak asasi sendiri, apalagi buat kami yang menutup masa dipersulit," imbuhnya.

 Kartika Putri

Sumber Foto: Instagram @kartikaputriworld

Artis yang akrab disapa Karput ini berharap kasus yang teror yang melibatkan para perempuan dan anak-anak dapat segera diselesaikan. Sehingga tidak berimbas negatif bagi para pemakai cadar.

" Mudah-mudahan ada jalan keluar yang terbaik karena kan bisa diperiksa dong oleh polisi wanita juga, di mana muhrimnya atau mahromnya bisa melihat."

" Jadi buat aku, sayang sih kalau terlalu mengintimidasi saudara-saudara kita. Apalagi yang sudah pakai niqab dari lama, rasanya malu sekali kalau dia harus membuka. Jadi ya jangan rebut hak asasi manusia karena semuanya warga negara Indonesia," tegas Karput.

Topik Terkait :

PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir

Jangan Lewatkan