Rancangan Hijab Dian Pelangi Pukau Pecinta Fashion di New York

Terinspirasi dari buku terkenal "Human of New York" yang ditulis oleh Brandon Stanton, Dian mengambil gambaran kehidupan dan lalu lintas di Kota New York yang dinamis, padat, dan aktif.

Irma Suryani
| 13 September 2017 11:10

Dream - Dian Pelangi salah satu desainer Indonesia yang berkesempatan memamerkan koleksinya di ajang New York Fashion Week 2018.

Terinspirasi dari buku terkenal "Human of New York" yang ditulis oleh Brandon Stanton, Dian mengambil gambaran kehidupan dan lalu lintas di Kota New York yang dinamis, padat, dan aktif.

Semua itu ditafsirkan oleh Dian ke dalam rancangannya dengan menggunakan sebagian besar warna netral seperti putih, hitam, abu-abu dan krim. Selain itu ia juga mengombinasikan warna identik New York seperti kuning dari taksi, sedikit hijau dari Central Park, dan juga merah dari lampu lalu lintas.

 

ALURREALIST •••••••••••••••• Dian Pelangi’s collection for New York Fashion Week is inspired by the famous book "Humans of New York" @humansofny by Brandon Stanton. The life and the traffic in the New York City which is dynamic, dense, and active. From the east to the west, Also from stories behind diversity of people: from the artist, workers till homeless. Different energy, feel and personality. Those all are interpreted by different mixed patterns and colors within the looks. We use mostly neutral colors such as white, black, gray and cream that we combine with some identical colors of New York like yellow from the taxi, a little bit green from the Central Park, and also red from the traffic light. Batik as the technique of production/manufacturing will be used but with a little bit adjustment to create contemporer patterns. We put urban cutting, major loose silhouette, and slight deconstructions - reconstructions in all clothes. And separating the looks to 4 emotions : Melancholic, Sanguine, Choleric and Phlegmatic to create different mood of the big city's hustle and bustle. All of them represent the dynamic city: New York City. ••••••••••••••••• Make up by @wardahbeauty Shoes by @unificatio.official Bag by @dorisdorotheaofficial Photo by @afidasukma / Brian Arch via Getty Image #NewYorkFashionWeek #GoDPxBAforNYFW @wardahbeauty @wardahfashionjourney #WardahFashionJourney #FromJKTtoNY #ColorYourLife #DPassionateJourney #DPAlurrealist

A post shared by Dian Pelangi (@dianpelangi) on Sep 8, 2017 at 7:29am PDT

Masih menggunakan teknik tie die dan juga songket sebagai signature style ragam desainnya, pemilik nama Dian Wahyu Utami ini membuat 11 looks pada rancangan yang melenggang di New York Fashion Week dibagi dalam 4 sekuen.

Ke empat sekuen itu adalah Melankolis, Sanguine, Choleric dan Phlegmatic yang menggambarkan suasana hati yang berbeda dari hiruk pikuk kota besar. Semuanya mewakili kota yang dinamis: New York City.

Melalui koleksinya ini, pemilik akun Instagram @Dianpelangi yang diikuti oleh jutaan follower ini ingin menyampaikan bahwa, meski menggunakan hijab wanita tetap bisa tampil modis dan cantik.

"Kami hanya ingin menunjukkan pada dunia, bahwa kami masih bisa tampil cantik dan modis dengan memakai hijab," papar Dian Pelangi seperti dilansir Guardian.

Bukan hanya Dian Pelangi, Indonesia juga memboyong empat desainer terbaiknya ke ajang fashion yang bergengsi tersebut. Mereka adalah Vivi Zubedi, Barli Asmara, Catherine Njoo, Doris Dorothea dan Melia Wijaya. Kelima desainer tersebut membawa satu tema yakni Indonesia Diversity.

Topik Terkait :

Ki Hajar Dewantara: 'Als ik een Nederlander was'

Jangan Lewatkan