logo Dream.co.idDream.co.id

Loungewear Hingga Quirky Style Warnai Fashion Lab 2018

Setiap desainer menampilkan rancangan yang fresh dan shopisticated.

Loungewear Hingga Quirky Style Warnai Fashion Lab 2018
Cynthia Amanda Male
| 9 Maret 2018 10:02

Dream - Para desainer jebolan Indonesia Fashion Forward (IFF) ditantang untuk membuktikan diri di industri fashion. Tak sekadar menciptakan tren mode, tapi bagaimana karya mereka berhasil diminati pasar.

Setiap tahunnya, Jakarta Fashion Week menyelenggarakan Fashion Lab. Sebuah wadah bagi talenta profesional untuk melebarkan sayap ke dunia komersil dan internasional.

Di tahun ke-5, penyelenggaran Fashion Lab kembali bekerjasama dengan Lafayette Indonesia.

" Galeries Lafayette terus berkomitmen memfasilitasi desainer Indonesia agar terus berkembang di dunia fesyen internasional," ungkap Arnolda Ratnawati, Marketing Director of Department Store Division, di Pacific Place, pada Kamis, 8 Maret 2018.

 Jakarta Fashion Week Official

" Kolaborasi JFW, IFF, Fashion Lab, dengan Galeries Lafayette ini merupakan kesempatan baik bagi desainer Indonesia yang berkelas premium untuk memperluas kreativitas mode dan bisnis mereka. Sekaligus mendorong perkembangan industri mode tanah air," imbuh Lenni Tedja, Direktur JFW.

Fashion Lab menjadi bagian dari serangkaian acara road to JFW 2018 yang akan diadakan 20-26 Oktober 2018. Tidak hanya seputar fashion, acara road to JFW 2018 pun akan mengadakan Bravo Madame pada 18 April 2018 yang akan mengundang para pelaku seni.

Koleksi yang ditampilkan di Galeries Lafayette mulai dari 5 Maret sampai 15 April 2018 di antaranya, alex[a]lexa, ATSTHELABEL, Batik Chic, Ellyhan Jewelry, Day and Night, KAMI, Jii, dan Milcah.

 Jakarta Fashion Week Official

Masing-masing memiliki konsep yang unik, berbeda, dan tetap mengusung konsep ready to wear.

KAMI mengangkat tema Lazy Sunday Morning yang banyak dituangkan dalam siluet loungewear. Gaya berpakaian yang cocok dipakai saat santai, terutama saat di dalam rumah.

Biasanya, banyak yang mendefiniskan longewear ke dalam cutting piyama. Kesan nyaman makin dipertegas dengan pemakaian material linen.

Sedangkan Alex[a]lexa mengangkat tema quirky 90's grunge. Berbeda dengan Ellyhan, satu-satunya brand akesoris yang mengangkat dewi kuno Indonesia ke dalam perhiasan.

Topik Terkait :

Bahar Bin Smith Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

Jangan Lewatkan